Stasiun Kereta Api Besar

Bangunan PT. KAI 4

Jalur kereta api di Medan pertama sekali didirikan oleh Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) sebuah perusahaan kereta api swasta dibawah manajemen Belanda pada tahun 1883. Pada saat itu juga mulai serentak dibangun beberapa stasiun kereta api jalur Medan – Belawan. Pengembangan stasiun di pesisir timur Sumatra ditujukan awalnya untuk mendukung perkembangan industri perkebunan. Stasiun ini beroperasi tahun 1886, kemudian pertama kali diperluas tahun 1892 dengan menambahkan dikedua sisi bangunan. Pada tahun 1899 ditambahkan awning (kanopi) selebar 3.3 m di bagian depan bangunan. Pada tahun 1910, platform peron diperpanjang menjadi 40 meter untuk mengantisipasi pengangkutan barang-barang. Pada tahun 1938, bangunan stasiun kembali diperluas dan ditambahkan sebuah menara dengan jam yang anggun dan menarik. Bangunan ini dirancang oleh Ir. Meijer bekerjasama dengan Ir. J.H. Valk. Menara tersebut masih berdiri hingga saat ini walaupun pada tahun 1989 bangunan stasiun kembali direnovasi.
Kemudian pada tahun 1957 DSM dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia, menjadi Perjan Kereta Api, sekarang menjadi PT.Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumut-NAD. Selanjutnya, jumlah penumpang yang semakin meningkat dan potensi bisnis di sekitar stasiun dan lapangan merdeka yang sangat baik, serta menjadi salah satu moda untuk akses ke bandara baru Kuala Namu, PT KAI selaku pengelola stasiun melakukan renovasi pada tahun 2013, dengan menata kembali interior dan eksterior bangunan sesuai dengan tuntutan kebutuhannya. Untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, pengelola menyediakan hotel yang dapat juga digunakan dalam masa singkat sambil menunggu kereta api datang.

Keterangan : Sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan Walikota Medan Nomor 433/28.K/X/2021
Informasi Detail
Alamat: Jl. Stasiun Kereta Api
Kel. Medan Barat, Kec. Kelurahan Kesawan
Penanggung Jawab: PT. KAI
Status Kepemilikan:Perusahaan
No. Telp:-
2
3
Informasi Budaya Lainnya
RIA AGUNG NUSANTARA...
Drs. Monang Butar-Butar
LEBAH BEGANTONG...
Papan Nama jamaludin