Mariam Puntung

Benda - 5

Meriam Puntung adalah salah satu objek wisata kebudayaan yang ada di Kota Medan, tepatnya di Jalan Brigjend Katamso, Kecamatan Medan Maimun, Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Kini, benda itu diletakkan di halaman yang berada di Istana Maimun. Keturunan sultan secara turun temurun, menganggap Meriam Puntung sebagai benda sakti di masa kesultanan yang pertama yaitu Tuanku Panglima Gotjah Pahlawan. Dimana, Gotjah Pahlawan mengalahkan Kerajaan Haru.

Kepercayaan turun temurun dari kesultanan pertama sampai saat ini yaitu ke-14, benda sakti yang dipelihara, maka kesaktian benda itu akan pindah kepada orang yang menyimpannya.

Kisah atau legenda ini menyebutkankan bahwa Meriam Puntung (Meriam Buntung dalam bahasa Karo) adalah senjata yang digunakan oleh sultan untuk menyerang Kerajaan Haru.

Senjata itu digunakan terus menerus hingga akhirnya terputus menjadi dua bagian. Satu bagian berada di kawasan Istana Maimun, Kota Medan. Sedangkan putusannya berada di Tiga Panah, Kampung Sukanalu, Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Tanah Karo atau dikenal Cagar Budaya Putri Hijau disana.

Legenda ini sudah dikenal sejak dahulu, khususnya di Kota Medan. Selain itu, ada sesuatu hal yang sangat menakjubkan. Dalam ceritanya, amunisi dan puntungan dari meriam diledakkan atau digunakan di daerah Kecamatan Delitua, Kabupaten Deli Serdang.

  ( Usulan Diduga Cagar Budaya Yang Akan Dikaji )

Informasi Detail
Alamat:Jl. Brigjen Katamso No.66
Kel. Medan Maimun, Kec. Kelurahan Aur
Penanggung Jawab:-
Status Kepemilikan:Perusahaan
No. Telp:-
2
3
Informasi Budaya Lainnya
RIA AGUNG NUSANTARA...
Drs. Monang Butar-Butar
LEBAH BEGANTONG...
Papan Nama jamaludin